PROFIL
Sistem Informasi Geografis (SIG) Status Sungai Indonesia merupakan website informasi geografis status mutu air sungai di Indonesia dengan data yang relatif up-to-date. Status mutu air sendiri adalah tingkat kondisi mutu air dari suatu sumber air berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi dalam kurun waktu tertentu. Dalam penentuan status mutu air, SIG Status Sungai Indonesia menyediakan tiga metode pengukuran, yaitu menggunakan metode Storet, Indeks Pencemaran, dan Biotilik.
SIG Status Sungai Indonesia membutuhkan partisipasi aktif dari relawan sungai dalam pengambilan data pengukuran air sungai. Data pengukuran ini kemudian diinputkan ke dalam sistem, yang selanjutnya akan dilakukan perhitungan status kualitas mutu air secara otomatis oleh sistem. Namun, sebelum data tersebut dapat ditampilkan di halaman website, terlebih dahulu dilakukan proses validasi oleh admin, sehingga data yang disajikan ke khalayak merupakan data yang telah tervalidasi.
Saat ini SIG Status Sungai Indonesia sedang berfokus pada perhitungan status mutu air di Sungai Gajah Wong segmen Kota Yogyakarta. Adapun segmen Kota Yogyakarta terbagi dalam lima segmen sebagai berikut:
1. Segmen 1, dimulai dari Jembatan Rel sampai Jembatan Balorejo/Perikanan
2. Segmen 2, dimulai dari Jembatan Balorejo/Perikanan sampai Jembatan GL
3. Segmen 3, dimulai dari Jembatan GL sampai Jembatan Warungboto
4. Segmen 4, dimulai dari Jembatan Warungboto sampai Jembatan Kotagede (Jl. Tegal Gendu)
5. Segmen 5, dimulai dari Jembatan Kotagede (Jl. Tegal Gendu) sampai Jembatan Ring Road
Pedoman baku mutu yang digunakan untuk menentukan status mutu air dengan metode storet dan indeks pencemaran sesuai dengan peraturan yang berlaku di daerah tersebut. Sehingga untuk menentukan status mutu air di Sungai Gajah Wong, digunakan pedoman baku mutu dari PP DIY No 20 tahun 2008. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat mempermudah dalam hal berbagi informasi mengenai status sungai di Indonesia yang relatif up-to-date dan akurat.