BIOTILIK


Metode Biotilik adalah pemantauan lingkungan menggunakan indikator biota makroinvertebrata air. Hewan makroinvertebrata air (hewan tidak bertulang belakang yang dapat dilihat mata telanjang) terdiri dari golongan cacing, lintah (annelida), larva serangga (insecta), udang dan kepiting (dekapoda), keong dan kerang (gastropoda).
Penggunaan metode Biotilik dalam mengambil makroinvertebrtata di perairan menggunakan teknik kicking and jabbing, yaitu dengan cara menggerakan kaki pada dasar sungai, kemudian membersihkan bebatuan di sekitar jaring menggunakan tangan atau sikat halus. Terdapat empat parameter dalam menentukan kualitas air menggunakan metode Biotilik yaitu, keragaman jenis famili, keragaman jenis famili dari ordo Epemeroptera, Plecoptera dan Tricoptera, serta prosentase kelimpahan ordo Epemeroptera, Plecoptera dan Tricoptera, dan Indeks biotilik.
Metode ini memberikan hasil yang akurat, mudah dilakukan, dan lebih ekonomis dibandingkan pengujian secara kimiawi ataupun fisik yang membutuhkan peralatan yang rumit dan mahal.